Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Hentikan Waktu ku Tuk Sementara

Hari ini... Aku merangkak jauh tuk pergi, bukan pergi tuk meninggalkan, tapi untuk menenangkan... Pikiran dan hati yang gelap ini... Sama sepertimu, wahai awan hitam yang mencekam... Kau hadiahkan aku dengan jutaan air di sepanjang jalan, hempasan angin yang berdesis, hingga petir yang terus menggema... Tak hentinya saraf ku mengingatnya... mengingat dia yang merasa gundah, dan bergelut dengan perasaan yang kacau... Hingga detik waktu yang terabaikan, dan awanpun terlihat muak tuk menangis lagi... Kulampiaskan para emosi di sekumpulan kata ini... mengharapkan dapat memudarkan mereka, bukan tuk membuatnya meraum.. karena di dalam tulisan ini.. bukan hanya sebuah kata-kata semata.. tetapi berbagai impuls yang telah membaur... Surabaya, 17 November 2017 "Awan hitam nan gelap.. Meratapi hari dengan tangisannya... Engkau disana tlah terlelap... tetapi, aku disini tetap terjaga..." Khairil Ashran Triana

Rindu Tak Bertuan

Rindu.. Kau datang kembali disini.. Membuat jemariku menari, menari di atas para kotak-kotak tipis nan kecil ini.. Rindu.. Tidakkah kau marah padaku.. Hanya mengingatmu ketika terjatuh, tetapi melupakanmu ketika terbangun.. Rindu.. Dari sekian lamanya kau terlelap Mengapa harus hari ini? Mengapa bukan esok? lusa? atau waktu lainnya? Tidakkah kau melihatku di dalam gelap.. merasakan kesendirian pada dini hari, dan merasakan sesak yang tak ada habisnya.. Mengapa kau terus memaksaku Memaksaku untuk meninggalkan kewajibanku Memaksaku untuk menggerakkan saraf-saraf otakku dan merealisasikan mereka di kotak kecil ini.. Aku hanya butuh diam.. aku hanya butuh bungkam.. aku tak perlu mereka tapi aku tampaknya memerlukanmu.. Rindu.. Malang, 15 November 2017 Khairil Ashran Triana