Untukmu kenanganku,
kutuliskan sebuah surat ini untukmu..
Dengan harapan kau dapat membacanya..
walaupun aku tau hal itu tidak mungkin terjadi..
Bagaimana kabarmu hari ini?
Mungkin kau merasa bahagia,
bahagia akan situasi mu saat ini,
bahagia akan dendammu yang tak terusik
Atau mungkin juga kau merasa sedih,
sedih akan kondisi mu saat ini
dan juga sedih akan kebohongan dari kebahagiaanmu
Akankah kau terus mengusikku?
Mengusik setiap apa yang akan terjadi di diriku
atau kau hanya akan diam dan bersembunyi?
Melihat ku merasakan derita di setiap waktu
Tidakkah kau merasa cemas melihatku?
Melihatku dipenuhi dengan kebencian
dan perasaan abstrak yang entah datangnya darimana
Tidakkah kau merasa haru padaku?
Insan yang kau bentuk dengan suatu tekanan
dan khayalan-khayalan yang tiada guna
Tidakkah kau memikirkanku?
Memikirkan apa yang ingin aku lakukan
dan bagaimana cara ku untuk mendapatkannya
Apakah aku begitu egois karena menutup mata padamu?
Apakah aku begitu idealis karena tak pernah menganggapmu?
Sehingga,
hanya untuk membuatku tersenyum,
kau membutuhkan waktu yang lama
Tapi tenanglah,
tenanglah wahai kenanganku..
Dari setiap cerita dan kebencian yang kau berikan
selalu kumanfaatkan untuk membentukmu..
merawatmu..
dan juga mendidikmu..
Malang, 1 Desember 2017
Khairil Ashran T
Komentar
Posting Komentar