Langsung ke konten utama

Keyakinan Abstrak

Untukmu kenanganku,
kutuliskan sebuah surat ini untukmu..
Dengan harapan kau dapat membacanya..
walaupun aku tau hal itu tidak mungkin terjadi..

Bagaimana kabarmu hari ini?
Mungkin kau merasa bahagia,
bahagia akan situasi mu saat ini,
bahagia akan dendammu yang tak terusik
Atau mungkin juga kau merasa sedih,
sedih akan kondisi mu saat ini
dan juga sedih akan kebohongan dari kebahagiaanmu

Akankah kau terus mengusikku?
Mengusik setiap apa yang akan terjadi di diriku
atau kau hanya akan diam dan bersembunyi?
Melihat ku merasakan derita di setiap waktu

Tidakkah kau merasa cemas melihatku?
Melihatku dipenuhi dengan kebencian
dan perasaan abstrak yang entah datangnya darimana

Tidakkah kau merasa haru padaku?
Insan yang kau bentuk dengan suatu tekanan
dan khayalan-khayalan yang tiada guna

Tidakkah kau memikirkanku?
Memikirkan apa yang ingin aku lakukan
dan bagaimana cara ku untuk mendapatkannya

Apakah aku begitu egois karena menutup mata padamu?
Apakah aku begitu idealis karena tak pernah menganggapmu?
Sehingga,
hanya untuk membuatku tersenyum,
kau membutuhkan waktu yang lama

Tapi tenanglah,
tenanglah wahai kenanganku..
Dari setiap cerita dan kebencian yang kau berikan
selalu kumanfaatkan untuk membentukmu..
merawatmu..
dan juga mendidikmu..

Malang, 1 Desember 2017
Khairil Ashran T



Komentar

Postingan populer dari blog ini

E • D • A • N • E

Aku adalah wadah dan kamu adalah air Mengisi curam, jemari leleh tampar dinding, memecah gusar Aku adalah awan dan kamu adalah hujan Seketika tumpah, berbekas lebam mengering layu, lunglai meredam Aku adalah impuls dan kamu adalah saraf seketika sesak, menyempit na'as  menghentak tuas, mencerca satir Aku adalah debu dan kamu adalah kaca Terbuang jentik, menghantam paru berbekas kotor, sarkas meraja Malang, 26 Oktober 2023 Khairil Ashran T

Para Budak Mitos

Biji tanaman terjatuh ke tanah masih dapat tumbuh tumbuh menjadi dirinya sendiri tanpa ada intervensi dari langit dan bumi Tak ada yang membungkamnya untuk tumbuh Tak ada yang memaksanya untuk tumbuh hanya saja alam sekitarnya ikut membantu bukan ikut membunuh Para penganut mitos di kalangan remaja teman - teman seperjuangan yang membara dengan alasan budaya turun menurun kalian membuat saudara kalian menjadi hewan Etika kalian telah jatuh jatuh ketika menghantam turun batang kecil itu yang ingin tumbuh jatuh ketika menginjak setangkai bunga yang tak berdaun padahal tugas kalian untuk menjaga dan memberikan sebuah ilmu Dengan ilmu pengetahuan pada zaman sekarang akankah kalian menghantam mental para saudara kalian saudara kalian yang akan menggantikan posisi kalian saudara kalian yang akan mengulangi perbuatan kalian Miris terhadap suatu kenyataan terlalu pahit untuk diungkapkan terasa malu untuk memperlihatkan dan terlalu nyata...

Gajah

Seseorang pernah bercerita tentang gajah sebuah harapan besar baginya sebuah keunikan sederhana bagiku Bagaimana tidak, diantara semua keunikan gajah, dia hanya ingin memiliki memori seperti gajah Benar adanya gajah memiliki memori kapasitas megah layak mesin tak kenal daya layak alam seluas semesta dan begitulah adanya Lebih dari hal sederhana tersebut, gajah pun pemecah masalah yang unik dengan daya kognitif yang hebat, dengan kecerdasan tinggi yang telak tanpa diragukan fisik, kehidupan sosial dan komunikasi gajah pun adalah sesuatu yang menarik Bagaimana tidak,  dengan sosok wanita sebagai pemimpin dengan sosok wanita sebagai berpengalaman mampu saling berkomunikasi suara, bahasa tubuh, maupun sentuhan dengan kawanan Apakah hanya itu? Tentu tidak, Empati loyalitas hingga mandi debu Sungguh, kekhasan hewan ini beragam tak terselak Malang, 27 Oktober 2023 Khairil Ashran T