Canda, gurau, dan tawa yang tak lagi bisa kucapai
Kau bungkam aku dengan bahasa baku yang menyeringai
dengan ungkapan "siapa ini?"
Kau menatap kosong janji dan menganggapnya telah mati
Kini, aku tak lagi bisa memberikan perhatian manja kepadamu,
bahkan sebelum sempat aku memberi, kau telah menolaknya
Suatu pengakuan yang tak cukup bisa menghentikan jariku,
jari-jari yang selalu menuliskan tentangmu
yang selalu mendekapmu
tapi tak lagi bisa menjagamu
Walaupun kita tak lagi bersama,
jangan pernah hentikan aku tuk berharap
Berhentilah berusaha untuk menghentikanku
dengan bahasa mu yang memaksa diri membuangku
Karena aku adalah masa lalumu
yang telah berbagi rasa denganmu
Khairil Ashran T
Malang, 21 Maret 2018
Kau bungkam aku dengan bahasa baku yang menyeringai
dengan ungkapan "siapa ini?"
Kau menatap kosong janji dan menganggapnya telah mati
Kini, aku tak lagi bisa memberikan perhatian manja kepadamu,
bahkan sebelum sempat aku memberi, kau telah menolaknya
Suatu pengakuan yang tak cukup bisa menghentikan jariku,
jari-jari yang selalu menuliskan tentangmu
yang selalu mendekapmu
tapi tak lagi bisa menjagamu
Walaupun kita tak lagi bersama,
jangan pernah hentikan aku tuk berharap
Berhentilah berusaha untuk menghentikanku
dengan bahasa mu yang memaksa diri membuangku
Karena aku adalah masa lalumu
yang telah berbagi rasa denganmu
Khairil Ashran T
Malang, 21 Maret 2018
Komentar
Posting Komentar