Aku tau, aku tak sepantas dulu lagi untuk memilikimu
Aku tau, aku tak selembut dulu lagi untuk menyayangimu
Tapi, apa kau tau aku tak sekeras dulu lagi?
Apa kau tau? aku masih menyimpan rasa yang tak lagi kau inginkan
Kenapa semua begitu cepat untuk memecah?
sedangkan dulu kita sulit untuk membaur
Apa karena hati telah membohongi rasa?
Apa karena fisik, telah rapuh karena waktu?
Dulu kau penasaran akan apa yang kulakukan,
Tetapi sekarang kau berpaling acuh atas apa yang telah kuusahakan.
Sehina itukah aku tak lagi kau terima dalam kesempatan?
atau seburuk itukah aku? tak lagi kau harapkan
Secepat waktu yang berputar tanpa henti kau balas aku,
seringan tangan dibalikkan oleh sarafmu kau campak aku,
Tanpa memikirkan akalku yang mulai goyah karenamu,
yang terus berfikir, mengapa kau tak lagi menginginkanku.
Malang, 19 April 2018
Khairil Ashran T
Aku tau, aku tak selembut dulu lagi untuk menyayangimu
Tapi, apa kau tau aku tak sekeras dulu lagi?
Apa kau tau? aku masih menyimpan rasa yang tak lagi kau inginkan
Kenapa semua begitu cepat untuk memecah?
sedangkan dulu kita sulit untuk membaur
Apa karena hati telah membohongi rasa?
Apa karena fisik, telah rapuh karena waktu?
Dulu kau penasaran akan apa yang kulakukan,
Tetapi sekarang kau berpaling acuh atas apa yang telah kuusahakan.
Sehina itukah aku tak lagi kau terima dalam kesempatan?
atau seburuk itukah aku? tak lagi kau harapkan
Secepat waktu yang berputar tanpa henti kau balas aku,
seringan tangan dibalikkan oleh sarafmu kau campak aku,
Tanpa memikirkan akalku yang mulai goyah karenamu,
yang terus berfikir, mengapa kau tak lagi menginginkanku.
Malang, 19 April 2018
Khairil Ashran T
Komentar
Posting Komentar