Secercik kehangatan mentari,
dan secangkir kopi, mengingatkanku..
bagaimana sebuah rasa memainkan pikiran,
seperti pikiran yang selalu mempermainkan perasaan..
Dengan suasana ruangan berkayu,
dan semilir angin mengusap kulit,
Juga asap rokok yang sedang berhembus
dan terus memberikan rasa pahit
Sekali lagi, mengingatkanku..
mengingatkanku untuk pulang,
mengingatkanku sebuah kehangatan
mengingatkanku bagaimana pahit itu dapat hilang
Aku ingin pulang,
tetapi tidak untuk sementara,
Aku ingin pulang,
tetapi tidak untuk meninggalkan
Sungguh, aku ingin pulang,
hanya untuk berkumpul bersama keluarga..
at Kozi 7.0 Malang
Khairil Ashran T
Komentar
Posting Komentar