Terima kasih masa lalu
terlalu banyak yang telah kau ajarkan padaku
tentang tumpul, tajam, dan ketebalan belati
tentang keluh, kesah, dan kekisruhan duniawi
Apa daya tubuh tak senada akal
Apa daya mental tak selaras hati
Terlalu mudahnya mereka tuk mencecar kekal
tanpa adanya kesadaran sejati
Indahnya bumi dan langit telah berulang kau tampakkan
begitupun, badai dan gemuruh petir yang mencekam
Tipu daya manusiawi pun tak sanggup kucerna
Merelakannya berjalan bak aliran sungai yang begitu dalam
Aku hanya mampu menerima dan terdiam
akan jebakan ataupun kejutan yang menanti
Tak bisakah kau menegurku sesaat sebelum engkau menerkam?
Agar akupun bersiap menerima segala yang segera dinanti
Malang, 23 Maret 2023
Khairil Ashran T
Komentar
Posting Komentar